Remote
login adalah salah satu layanan internet yang memungkinkan seorang
pengguna internet untuk mengakses (login) ke sebuah remote host dalam
lingkungan jaringan internet.dengan memanfaatkan remote login, seorang user
dapat mengoperasikan sebuah host dari jarak jauh tanpa harus secara fisik
berhadapan dengan host. Dari sana, user dapat melakukan pemeliharaan /
maintenance, menjalankan sebuah program, atau bahkan menginstall program baru
di remote host.
Penggunaan
remote login umumnya digunakan oleh administrator dalam suatu jaringan. Dengan adanya layanan
remote login, seorang administrator sistem jaringan dapat terus memegang
kendali atas masing- masing komputer di dalam jaringan, tanpa harus
mengaksesnya secara fisik. Layanan remote login juga memungkinkan seorang
administrator menjaga stabilitas dan menyingkirkan bahaya dari luar di dalam
suatu sistem jaringan.
Protokol
yang umum digunakan untuk keperluan remote Login adalah TelNet
(Telecommunication network) yang berjalan pada port 23. Namun Remote login
melalui TelNet memiliki risiko keamanan karena data yang dikirimkan berbentuk plain
text (tidak dienkripsi). Sehingga seseorang (termasuk para cracker)yang
menangkap paket pada jaringan (sniffing) dapat
mengumpulkan informasi-informasi mengenai host tersebut dan remote host,
termasuk username dan password. Untuk menanggulanginya, maka
dikembangkan protokol SSH (secure shell) untuk menggantikan TelNet. Berbeda
dengan TelNet, SSH bekerja pada port 22 dan data yang dikirimkan sudah
dienkripsi.
Aplikasi yang banyak menggunakan remote access adalah :
·
pertukaran surat elektronik
·
tranfer file
·
akses database
·
remote scheduling
·
remote printing
·
manajemen jaringan (network management)
Kegunaan Aplikasi Remote Access Adalah:
·
Telekomunikasi
·
Bisnis service
·
Real Estate
·
Sekuritas
·
Arsitek
·
Akuntan Publik
·
Perusahaan Asuransi
·
Provider Internet
·
Rumah Sakit
·
Perusahaan Cargo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar